bore pile jakarta dengan tenaga ahli beserta pengalaman hinga banyak tahun

Tag Archive for: bore pile jakarta

Check List Kontraktor Borepile

Check List Kontraktor Borepile

Sunter – 10 April 2025

Inti kekuatan sebuah gedung terletak pada kekokohan pondasinya. Untuk menentukan kekuatan pondasi, perencana perlu memilih jenis pondasi yang tepat, seperti pondasi pancang atau borepile. Saat ini, banyak kontraktor lebih sering memilih pondasi borepile. Namun, tidak sedikit kontraktor yang tetap menggunakan pondasi pancang vendor pondasi borepile dengan asal-asalan.

Kita akan memberikan informasi sebagai acuan pertimbangan terkait pemilihan vendor borepile agar kontraktor tidak salah langkah sejak Start Pembangunan Gedung atau Proyek dilaksanakan ;

A. Legalitas

Pastikan vendor yang dipilih memiliki semua kelengkapan dokumen yang dibutuhkan atau setidaknya memiliki dokumen 85% apapun itu jenis dokumennya.

B. Detail Unit dan Metode Pelaksanaan Pekerjaan

Untuk unit mungkin fleksibel asal bisa ngebor sesuai dengan permintaan dan tentu cari yang bersertifikat untuk unit maupun operatornya.

C. Biaya dan Transparansi Harga

Transparansi ini penting untuk menghindari pembengkakan biaya dari awal sampai selesai proyek.

“Kejelasan struktur biaya sejak awal membantu pemilik proyek dalam mengendalikan anggaran dan mencegah konflik selama pelaksanaan,” jelas Budi Santoso, Project Manager dari perusahaan konstruksi swasta nasional.

PLTS Saguling Bandung Barat

PLTS Saguling Bandung Barat

Bandung – 08 maret 2026

Pilar Pondasi mengerjakan pekerjaan pondasi borepile untuk pembangunan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) milik PT PLN (Persero) melalui kontraktor PT Indokomas Buana Perkasa. Dalam proyek ini, tim Pilar Pondasi menyelesaikan pekerjaan pondasi borepile selama 1 bulan sesuai jadwal yang telah dipresentasikan kepada pihak kontraktor. Tim kami melaksanakan setiap tahap pekerjaan secara terencana untuk memastikan kualitas pondasi yang kuat dan sesuai standar konstruksi.

  • Diameter pekerjaan 40 cm
  • Kedalaman 7 meter terdapat 26 Titik
  • Kedalaman 10 meter terdapat 36 Titik
  • Pengecoran menggunakan Concrete Pump

Kita merupakan spesialis jasa pekerjaan pondasi borepile dan pondasi tiang pancang yang mengutamakan kualitas pekerjaan serta menawarkan harga per meter yang kompetitif. Konsultasikan kebutuhan pondasi Anda segera bersama Pilar Pondasi agar mendapatkan solusi yang tepat.

Kebon Jeruk Diameter 80Cm

Kebon Jeruk Diameter 80Cm

Kebun Jeruk – 04 Januari 2026

Mesin Drilling SANY 150

Pekerjaan Pengeboran Borepile dilokasi Kebun Jeruk Diameter 80 Cm dengan total 70 Titik mampu dikerjakan dengan cepat dan tepat. Pilar Pondasi merupakan jasa kontraktor borepile yang telah terbukti pekerjaannya. Berikut daftar Harga untuk Pengeboran Setiap Diameter Borepile ;

Daftar harga Pekerjaan Jasa Borepile

  1. Harga Jasa Borepile Diameter 30 cm      = 200.000/m1
  2. Harga Jasa Borepile Diameter 40 cm      = 220.000 / m1
  3. Harga Jasa Borepile Diameter 50 cm      = 240.000 / m1
  4. Harga Jasa Borepile Diameter 60 cm      = 260.000 / m1
  5. Harga Jasa Borepile Diameter 80 cm      = 280.000 / m1
  6. Harga Jasa Borepile Diameter 1000 cm  = 300.000 / m1

Pengeboran Diameter 40

Pengeboran Diameter 40

Sunter – 04 januari 2026

Pilar pondasi merupakan kontraktor penyedia jasa Bore pile juga menyewakan alat bore pile. disertai dengan tenaga yang profesional dan menggunakan alat alat modern, Pilar pondasi mampu menjadi salah satu kontraktor borepile yang sering dipercayakan Jasa nya kepada banyak Client.

Pengeboran Diameter 40 mm untuk saat ini sangat diminati banyak arsitek untuk pekerjaan pondasi dalam khusunya pondasi borepile. pada tahun 2025, Pilar Pondasi telah mengerjakan pondasi borepile dengan detail Diameter 400 mm sebanyak 10 Kali. berikut daftar nama Perusahaan Kontraktor yang telah mempercayakan pekerjaannya kepada Pilar Pondasi ;

  1. Kraktau Steel
  2. PT Indokomas Buana Perkasa
  3. PT Bahtera Usaha Kontruksi
  4. PT Alcos Graha jaya
  5. CV Segitiga Jaya Utama
  6. PT Suar Darma Abadi
  7. PT Polaris Jaya Bersama
  8. PT Rude International
  9. PT Pulau Bintan Bestari
  10. PT Graha Tunas Maju

 

 

 

Project Borepile Krakatau Steel

Project Borepile Krakatau Steel

Cilegon, 16 Oktober 2025

 

KRAS adalah singkatan dari PT Krakatau Steel, yang mendirikan perusahaannya pada 31 Agustus 1970. KRAS menjalankan bisnisnya di bidang produk baja dan berkantor pusat di Cilegon, Banten. Mereka juga telah mendirikan banyak anak perusahaan, seperti PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC), PT Krakatau Daya Listrik (KDL), PT Krakatau Tirta Industri (KTI), dan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS).

Project Borepile Krakatau Steel yang kita kerjakan dengan detail sebagai berikut ;

  1. Terdapat Ratusan Meter dengan kata lain banyak titik Borepile dengan Variasi Diameter ( Diameter 40, Diameter 50, dan Diameter 60 )
  2. Rata-rata kedalaman yang kita kerjakan pada 19 Meter, Hasil yang kita peroleh dalam 1 hari dengan lemburnya kita bisa menghasilkan 35 Titik yang telah di cor
  3. Menggunakan 3 Unit alat borepile diantaranya ; Sany 65, XCMG 80E, dan Sany 150
  4. Tidak lupa kita Juga menggunakan 2 Exavator Kobelco SK-200

 

PIlar Pondasi Project Kratau Steel

Pengeboran

 

 

Struktur Borepile Pulau Lancang

Struktur Borepile Gedung DAMKAR Pulau Lancang: Kuat, Kokoh, dan Tahan Lama

Struktur Borepile Pulau Lancang, 15 Juli 2025 – Dalam proses pembangunan Gedung Pemadam Kebakaran (DAMKAR) di Pulau Lancang, salah satu elemen penting yang menjadi fokus utama adalah struktur fondasinya. Mengingat lokasi geografis yang berada di wilayah pesisir, digunakanlah metode borepile sebagai solusi fondasi yang kuat, kokoh, dan tahan terhadap beban serta kondisi tanah yang bervariasi.

Kenapa Borepile Digunakan untuk Gedung DAMKAR?

Gedung DAMKAR tidak hanya menjadi kantor, tapi juga pusat tanggap darurat. Bangunan ini harus berdiri tegak dan aman setiap saat, termasuk saat terjadi gempa atau perubahan kontur tanah. Struktur borepile dipilih karena keunggulannya dalam:

  • Menahan beban berat, baik beban hidup (aktivitas harian) maupun beban mati (berat bangunan itu sendiri).

  • Mengurangi getaran, sehingga alat-alat sensitif dalam gedung tidak terganggu.

  • Cocok untuk area berair, seperti Pulau Lancang yang dikelilingi laut.

Proses Pelaksanaan

Pengerjaan borepile untuk Gedung DAMKAR dilakukan secara profesional, mulai dari pengeboran, pemasangan tulangan baja, hingga pengecoran beton menggunakan material terbaik. Semua proses diawasi ketat untuk memastikan kualitas dan keamanan sesuai standar nasional konstruksi.

Pilih Jasa Borepile Profesional

Jika Anda sedang merencanakan pembangunan di wilayah pesisir atau area dengan kondisi tanah yang menantang, metode borepile adalah pilihan tepat. Percayakan pekerjaan ini pada tim profesional berpengalaman agar hasilnya optimal dan tahan lama.

Kami siap membantu Anda dalam perencanaan dan pelaksanaan struktur borepile dengan teknologi modern dan tenaga ahli bersertifikat.

Borepile Revitalisasi Pasar Cileunyi

Borepile Revitalisasi Pasar Cileunyi: Fondasi Kokoh untuk Pusat Ekonomi Rakyat

Proyek revitalisasi Pasar Cileunyi menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menghidupkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat lokal. Guna menunjang keberlangsungan struktur bangunan yang direncanakan bertingkat, salah satu aspek krusial yang menjadi fokus utama adalah pembangunan fondasi dalam (deep foundation) menggunakan metode borepile. Dalam pelaksanaannya, pekerjaan borepile ini dilakukan oleh tim profesional yang bekerja sama dengan CV Sinar Agam Bandung, perusahaan lokal yang telah berpengalaman dalam bidang pondasi dan pekerjaan struktur bawah.

Potrait Mesin Sany 65

Detail Teknis Pekerjaan

Pekerjaan borepile ini dilaksanakan dengan dua variasi diameter bor, yaitu ø40 cm dan ø60 cm, yang disesuaikan dengan kebutuhan struktur dan perhitungan beban masing-masing titik tumpuan pilar. Diameter 40 cm umumnya digunakan pada area dengan beban struktur sedang seperti koridor dan area semi-terbuka, sedangkan diameter 60 cm digunakan untuk titik-titik dengan beban besar seperti kolom utama gedung pasar.

Kedalaman bor rata-rata mencapai antara 12–18 meter, tergantung dari kondisi tanah di lokasi. Dalam proses pelaksanaannya, tim melakukan pengeboran menggunakan metode wet boring dengan slurry bentonite sebagai penahan dinding lubang bor. Setelah proses pengeboran selesai, dilanjutkan dengan pemasangan tulangan borepile dan pengecoran beton menggunakan metode tremie untuk menjaga mutu cor dan mencegah segregasi material.

Sinergi Lokal untuk Kualitas Nasional

CV Sinar Agam Bandung menjadi mitra strategis dalam proyek ini dengan peran penting pada tahap pelaksanaan borepile. Dengan pengalaman lebih dari satu dekade dalam pekerjaan pondasi dan peralatan modern yang dimiliki, perusahaan ini mampu menyelesaikan pekerjaan dengan presisi tinggi dan tepat waktu.

Sinergi antara kontraktor utama, konsultan perencana, dan mitra lokal seperti CV Sinar Agam menciptakan kolaborasi yang tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga memberdayakan pelaku usaha jasa konstruksi di wilayah Bandung.

Dampak Revitalisasi Pasar Cileunyi

Revitalisasi Pasar Cileunyi diproyeksikan menjadi motor penggerak baru dalam aktivitas perdagangan di kawasan Bandung Timur. Dengan pembangunan struktur yang kuat dan berstandar nasional, pasar ini akan mampu menampung lebih banyak pedagang serta memberikan kenyamanan lebih bagi pembeli. Diharapkan, setelah rampungnya proyek ini, Pasar Cileunyi tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga ikon baru modernisasi pasar tradisional.

Pondasi borepile menjadi simbol dari komitmen pembangunan jangka panjang—bukan hanya secara fisik, tetapi juga dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat. Proyek ini menunjukkan bahwa pendekatan teknis yang tepat dan kolaborasi dengan mitra lokal bisa memberikan hasil optimal, baik dari segi kualitas bangunan maupun dampak sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Proyek PGN Wash Boring

Proyek PGN Wash Boring

       Wash boring adalah salah satu metode pengambilan sampel tanah yang sering digunakan dalam eksplorasi geoteknik dan konstruksi. Metode ini berfungsi untuk menentukan sifat-sifat tanah, terutama pada lapisan-lapisan tanah yang lebih dalam, dan sangat berguna dalam pekerjaan pengeboran untuk menentukan kondisi tanah yang akan dibangun di atasnya. Penggunaan metode wash boring sangat umum dalam proyek-proyek konstruksi seperti pembangunan gedung, jembatan, atau proyek infrastruktur lainnya, terutama di lokasi yang sulit diakses atau ketika kedalaman pengeboran cukup signifikan.

Prinsip Dasar Wash Boring

       Prinsip dasar dari wash boring adalah proses pengeboran dengan menggunakan aliran air untuk mengangkat material tanah dari dalam lubang bor ke permukaan. Dalam proses ini, air yang disemprotkan melalui pipa bor akan melarutkan dan mengangkut tanah yang ada di sekitar bit bor, yang kemudian diangkat bersama dengan air ke permukaan. Tujuan utama dari metode ini adalah untuk memperoleh sampel tanah yang dapat dianalisis untuk mengetahui komposisi dan karakteristik tanah di lokasi pengeboran.

Peralatan yang Digunakan dalam Wash Boring

       Beberapa peralatan utama yang digunakan dalam metode wash boring antara lain:

  1. Pipa Bor: Biasanya terbuat dari baja, pipa ini berfungsi sebagai saluran untuk air dan juga sebagai media untuk menurunkan alat bor ke dalam tanah.

  2. Bit Bor: Bagian dari pipa bor yang berfungsi untuk memotong dan menghancurkan lapisan tanah.

  3. Pompa Air: Alat ini digunakan untuk menyemprotkan air ke dalam tanah melalui pipa bor dengan tekanan tertentu untuk memudahkan pengangkatan material tanah ke permukaan.

  4. Saringan atau Penyaring: Digunakan untuk menyaring air yang keluar bersama material tanah agar sampel yang terangkat dapat dikumpulkan dan dianalisis.

  5. Unit Perekam Data: Digunakan untuk merekam informasi terkait kedalaman, jenis tanah, dan parameter lainnya yang diperlukan dalam analisis.

Proses Kerja Wash Boring

  1. Persiapan Lokasi: Sebelum memulai pengeboran, tim konstruksi atau ahli geoteknik akan melakukan survei awal untuk menentukan lokasi pengeboran yang tepat. Biasanya, lokasi pengeboran ini dipilih berdasarkan kebutuhan untuk mendapatkan data yang representatif mengenai kondisi tanah.

  2. Pemasangan Peralatan: Setelah lokasi ditentukan, pipa bor dan peralatan lainnya dipasang. Air kemudian disalurkan ke dalam pipa bor melalui pompa untuk memberikan aliran yang cukup kuat untuk mengangkat material tanah.

  3. Proses Pengeboran: Pengeboran dimulai dengan memutar bit bor ke dalam tanah dan menyemprotkan air secara kontinu. Proses ini akan melarutkan tanah dan mengangkutnya ke permukaan. Selama proses pengeboran, tanah yang terangkat akan melalui saringan untuk memisahkan air dan sampel tanah yang kemudian dikumpulkan.

  4. Pencatatan Data: Selama pengeboran, tim akan mencatat kedalaman, jenis tanah yang ditemukan, serta parameter lainnya seperti kelembaban dan komposisi tanah. Data ini sangat penting untuk menganalisis sifat tanah lebih lanjut.

  5. Pengambilan Sampel: Setiap kali bit bor mencapai kedalaman tertentu atau melewati lapisan tanah yang berbeda, sampel tanah diambil dan disiapkan untuk analisis lebih lanjut di laboratorium.

  6. Penyelesaian dan Pembersihan: Setelah pengeboran selesai, peralatan dibersihkan, dan hasil pengamatan serta sampel tanah disiapkan untuk evaluasi lebih lanjut. Proses pengeboran ini bisa dilakukan hingga mencapai kedalaman yang ditentukan sesuai dengan tujuan eksplorasi atau analisis.

Keunggulan Metode Wash Boring

  1. Biaya Efisien: Dibandingkan dengan metode pengeboran lainnya seperti core drilling, metode wash boring cenderung lebih ekonomis, terutama untuk kedalaman yang sedang.

  2. Cepat dan Efektif: Proses pengeboran dengan metode ini relatif lebih cepat karena air yang digunakan membantu menghancurkan dan mengangkat material tanah dengan lebih mudah.

  3. Cocok untuk Tanah Lunak: Metode ini sangat efektif digunakan pada tanah yang lebih lunak atau berpasir, karena air dapat lebih mudah meresap dan mengangkut material.

  4. Mampu Mencapai Kedalaman Tertentu: Metode wash boring sangat berguna untuk mencapai kedalaman yang cukup dalam tanpa memerlukan peralatan yang terlalu berat.

  5. Mendapatkan Data yang Komprehensif: Dengan wash boring, ahli geoteknik bisa mendapatkan data mengenai jenis tanah dan kondisi tanah di kedalaman tertentu, yang penting untuk perancangan fondasi bangunan. Proyek PGN Wash Boring

Keterbatasan Metode Wash Boring

  1. Kurangnya Sampel Intak: Metode ini mengangkat tanah dengan cara melarutkan dan mengangkutnya menggunakan air, yang dapat menyebabkan sampel yang diperoleh tidak utuh atau rusak, terutama pada tanah yang lebih padat.

  2. Tidak Cocok untuk Semua Jenis Tanah: Pada tanah keras atau berbatu, metode ini akan lebih sulit diterapkan, karena air tidak akan efektif dalam menghancurkan material keras.

  3. Ketidakmampuan Mengambil Sampel Tanah yang Mendalam dengan Presisi Tinggi: Jika kedalaman pengeboran sangat dalam, hasil yang diperoleh mungkin kurang akurat atau kurang presisi dibandingkan dengan metode lain yang lebih canggih.

 

 

Cut And Fill Borepile

Cut And Fill Borepile

Para pekerja sering melakukan pekerjaan dalam konstruksi untuk mempersiapkan suatu lokasi cut and fill. Istilah ini mengacu pada proses penggalian (cut) dan penimbunan (fill) tanah untuk menciptakan permukaan tanah yang stabil dan rata, yang kemudian akan menjadi dasar bagi struktur bangunan. Para insinyur sering menerapkan pekerjaan cut and fill di area borepile, terutama untuk pembangunan fondasi bangunan tinggi atau struktur yang memerlukan daya dukung tanah yang lebih kuat.

       Borepile mengalihkan beban struktur ke tanah yang lebih dalam dan keras dalam teknik sipil. Para pekerja melakukan pengeboran lubang di tanah untuk memasukkan material seperti beton bertulang. Para insinyur umumnya menggunakan borepile pada tanah yang tidak stabil atau ketika mereka harus menopang beban pada kedalaman yang lebih dalam dari permukaan tanah yang ada.

Proses Cut and Fill di Area Borepile
Para pekerja melakukan pekerjaan cut and fill pada tahap persiapan pemasangan borepile untuk menyiapkan permukaan tanah yang cukup stabil dan rata. Berikut adalah langkah-langkah umum yang diambil para pekerja dalam proses cut and fill di area borepile :

  • Penilaian dan Pengukuran Area
    Sebelum memulai pekerjaan, para insinyur menilai area borepile untuk mengetahui kedalaman dan jenis tanah yang ada. Mereka menguji tanah untuk mengetahui sifat-sifatnya, seperti kepadatan dan daya dukung tanah. Para insinyur menentukan berapa banyak tanah yang perlu digali (cut) dan ditimbun (fill) berdasarkan hasil pengukuran untuk mencapai level yang diinginkan.

  • Penggalian Tanah (Cut)
    Langkah pertama dalam cut and fill adalah menggali tanah. Para pekerja menggunakan alat berat, seperti ekskavator atau bulldozer, untuk menggali tanah yang tidak stabil atau yang dapat mengganggu pekerjaan borepile, tergantung pada kedalaman dan volume tanah yang harus digali.

  • Penimbunan Tanah (Fill)
    Setelah para pekerja menggali tanah, langkah berikutnya adalah menimbun tanah pada area yang membutuhkan pengurugan. Mereka menggunakan material pengurugan, seperti tanah yang lebih stabil, batu pecah, atau bahan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan fondasi. Proses ini bertujuan untuk menstabilkan permukaan tanah dan memberikan dasar yang solid bagi pekerjaan borepile.

  • Pemadatan Tanah
    Para pekerja memadatkan tanah yang baru ditambahkan setelah menimbun untuk memastikan bahwa tanah tersebut cukup padat dan stabil guna menopang beban struktur di atasnya. Mereka melakukan pemadatan menggunakan mesin pemadat atau roller.

  • Pengecekan Kestabilan Tanah
    “Setelah tahap pemadatan, para insinyur memeriksa untuk memastikan bahwa permukaan tanah sudah rata dan stabil. Pengecekan ini sangat penting untuk mencegah pergeseran tanah atau keruntuhan yang bisa terjadi setelah pemasangan borepile.

 

 

 

Tender Borepile PERTAMINA Cilacap

Tender Borepile PERTAMINA Cilacap

Denah Lay Out Proyek PERTAMINA

Cilacap, 1 Mei 2025PT Pertamina (Persero) melalui tim proyek Infrastruktur energi memulai survei lokasi borepile di area strategis dekat gedung Pertamina Cilacap, sebagai bagian dari ekspansi fasilitas operasional kilang dan distribusi bahan bakar. Lelang Borepile PERTAMINA Cilacap

Tim proyek survei di area operasional Pertamina dengan pengawasan K3, keamanan fasilitas, dan koordinasi dengan tim internal.

Survei lokasi ini bertujuan untuk:

  • Menentukan titik borepile sesuai beban struktur baru.
  • Melakukan pengujian tanah seperti SPT, sondir, dan uji laboratorium.
  • Mengidentifikasi kondisi bawah permukaan untuk menghindari utilitas aktif di sekitar.
  • Menilai akses logistik dan manuver alat berat di area sempit. Tender Borepile PERTAMINA Cilacap

Sebagai bagian dari inisiatif strategis, proyek borepile di Kilang Pertamina Cilacap bertujuan untuk memperkuat infrastruktur kilang, yang memiliki kapasitas produksi 348.000 barel per hari dan menyuplai sepertiga kebutuhan BBM nasional serta 60% kebutuhan di Pulau Jawa.

Tim survei melibatkan ahli geoteknik, safety officer, dan insinyur sipil berpengalaman di proyek migas dan industri berat. Survei ini menjadi acuan desain pondasi borepile untuk struktur baru, seperti gudang, bangunan operasional, dan infrastruktur penunjang.

Proyek borepile di Kilang Pertamina Cilacap bagian dari inisiatif strategis untuk memperkuat infrastruktur kilang, yang memiliki kapasitas produksi 348.000 barel per hari dan menyuplai sepertiga kebutuhan BBM nasional serta 60% kebutuhan di Pulau Jawa.  Pertamina akan melaksanakan proyek ini dengan standar keselamatan, lingkungan, dan kualitas konstruksi tertinggi, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlangsungan operaional serta keselamatan kerja di seluruh fasilitasnya.