jasa bore pile murah di jakarta dengan PT nya pak prabowo kita bisa sukses kedapan

Tag Archive for: jasa bore pile murah di jakarta

Cut And Fill Borepile

Cut And Fill Borepile

Para pekerja sering melakukan pekerjaan dalam konstruksi untuk mempersiapkan suatu lokasi cut and fill. Istilah ini mengacu pada proses penggalian (cut) dan penimbunan (fill) tanah untuk menciptakan permukaan tanah yang stabil dan rata, yang kemudian akan menjadi dasar bagi struktur bangunan. Para insinyur sering menerapkan pekerjaan cut and fill di area borepile, terutama untuk pembangunan fondasi bangunan tinggi atau struktur yang memerlukan daya dukung tanah yang lebih kuat.

       Borepile mengalihkan beban struktur ke tanah yang lebih dalam dan keras dalam teknik sipil. Para pekerja melakukan pengeboran lubang di tanah untuk memasukkan material seperti beton bertulang. Para insinyur umumnya menggunakan borepile pada tanah yang tidak stabil atau ketika mereka harus menopang beban pada kedalaman yang lebih dalam dari permukaan tanah yang ada.

Proses Cut and Fill di Area Borepile
Para pekerja melakukan pekerjaan cut and fill pada tahap persiapan pemasangan borepile untuk menyiapkan permukaan tanah yang cukup stabil dan rata. Berikut adalah langkah-langkah umum yang diambil para pekerja dalam proses cut and fill di area borepile :

  • Penilaian dan Pengukuran Area
    Sebelum memulai pekerjaan, para insinyur menilai area borepile untuk mengetahui kedalaman dan jenis tanah yang ada. Mereka menguji tanah untuk mengetahui sifat-sifatnya, seperti kepadatan dan daya dukung tanah. Para insinyur menentukan berapa banyak tanah yang perlu digali (cut) dan ditimbun (fill) berdasarkan hasil pengukuran untuk mencapai level yang diinginkan.

  • Penggalian Tanah (Cut)
    Langkah pertama dalam cut and fill adalah menggali tanah. Para pekerja menggunakan alat berat, seperti ekskavator atau bulldozer, untuk menggali tanah yang tidak stabil atau yang dapat mengganggu pekerjaan borepile, tergantung pada kedalaman dan volume tanah yang harus digali.

  • Penimbunan Tanah (Fill)
    Setelah para pekerja menggali tanah, langkah berikutnya adalah menimbun tanah pada area yang membutuhkan pengurugan. Mereka menggunakan material pengurugan, seperti tanah yang lebih stabil, batu pecah, atau bahan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan fondasi. Proses ini bertujuan untuk menstabilkan permukaan tanah dan memberikan dasar yang solid bagi pekerjaan borepile.

  • Pemadatan Tanah
    Para pekerja memadatkan tanah yang baru ditambahkan setelah menimbun untuk memastikan bahwa tanah tersebut cukup padat dan stabil guna menopang beban struktur di atasnya. Mereka melakukan pemadatan menggunakan mesin pemadat atau roller.

  • Pengecekan Kestabilan Tanah
    “Setelah tahap pemadatan, para insinyur memeriksa untuk memastikan bahwa permukaan tanah sudah rata dan stabil. Pengecekan ini sangat penting untuk mencegah pergeseran tanah atau keruntuhan yang bisa terjadi setelah pemasangan borepile.

 

 

 

Tender Borepile PERTAMINA Cilacap

Tender Borepile PERTAMINA Cilacap

Denah Lay Out Proyek PERTAMINA

Cilacap, 1 Mei 2025PT Pertamina (Persero) melalui tim proyek Infrastruktur energi memulai survei lokasi borepile di area strategis dekat gedung Pertamina Cilacap, sebagai bagian dari ekspansi fasilitas operasional kilang dan distribusi bahan bakar. Lelang Borepile PERTAMINA Cilacap

Tim proyek survei di area operasional Pertamina dengan pengawasan K3, keamanan fasilitas, dan koordinasi dengan tim internal.

Survei lokasi ini bertujuan untuk:

  • Menentukan titik borepile sesuai beban struktur baru.
  • Melakukan pengujian tanah seperti SPT, sondir, dan uji laboratorium.
  • Mengidentifikasi kondisi bawah permukaan untuk menghindari utilitas aktif di sekitar.
  • Menilai akses logistik dan manuver alat berat di area sempit. Tender Borepile PERTAMINA Cilacap

Sebagai bagian dari inisiatif strategis, proyek borepile di Kilang Pertamina Cilacap bertujuan untuk memperkuat infrastruktur kilang, yang memiliki kapasitas produksi 348.000 barel per hari dan menyuplai sepertiga kebutuhan BBM nasional serta 60% kebutuhan di Pulau Jawa.

Tim survei melibatkan ahli geoteknik, safety officer, dan insinyur sipil berpengalaman di proyek migas dan industri berat. Survei ini menjadi acuan desain pondasi borepile untuk struktur baru, seperti gudang, bangunan operasional, dan infrastruktur penunjang.

Proyek borepile di Kilang Pertamina Cilacap bagian dari inisiatif strategis untuk memperkuat infrastruktur kilang, yang memiliki kapasitas produksi 348.000 barel per hari dan menyuplai sepertiga kebutuhan BBM nasional serta 60% kebutuhan di Pulau Jawa.  Pertamina akan melaksanakan proyek ini dengan standar keselamatan, lingkungan, dan kualitas konstruksi tertinggi, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlangsungan operaional serta keselamatan kerja di seluruh fasilitasnya.

Survey Lokasi PLN Sentul

Survey lokasi PLN Sentul

Survey Team Kontraktor

Survey Team Kontraktor PT INDOKOMAS

Bogor, 1 Mei 2025 – Dalam rangka mendukung pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan nasional, PT PLN (Persero) melakukan survei lokasi awal untuk proyek borepile di kawasan Sentul Baru, Kabupaten Bogor. Proyek ini merupakan bagian dari rencana pembangunan fasilitas penunjang distribusi dan transmisi listrik yang Memperkuat sistem kelistrikan Jabodetabek.

Tim teknis yang terdiri dari para ahli geoteknik, surveyor, dan perwakilan kontraktor pelaksana melaksanakan survei lokasi. Tujuan utama dari survei ini adalah untuk mengkaji kondisi tanah, topografi, serta aspek lingkungan sekitar yang berpotensi Mempengaruhi desain dan pekerjaan borepile.

Menurut koordinator lapangan, tim survei melakukan survei secara menyeluruh, mencakup:

  • Pemetaan topografi dan koordinat titik borepile

  • Pengujian tanah (soil investigation) termasuk SPT dan CPT

  • Identifikasi potensi hambatan di permukaan dan bawah permukaan

  • Kajian aksesibilitas alat berat ke lokasi proyek

“Kami memastikan bahwa setiap titik borepile berada pada lokasi yang aman dan strategis sesuai dengan desain struktur. Survei ini krusial untuk mencegah potensi kegagalan struktur di masa mendatang,” ujar salah satu anggota tim geoteknik.

PLN mengharapkan proyek ini tidak hanya memperkuat pasokan listrik di kawasan Sentul dan sekitarnya, tetapi juga menjadi bagian dari strategi mereka dalam mendukung pertumbuhan kawasan industri dan permukiman baru di Bogor.

Setelah tahap survei selesai, laporan hasil survei akan menjadi dasar penyusunan desain pondasi borepile serta perencanaan konstruksi. Tim proyek menjadwalkan pekerjaan konstruksi akan dimulai pada kuartal ketiga tahun 2025, dengan target penyelesaian pada akhir tahun.

Kegiatan ini juga melibatkan koordinasi aktif dengan pemerintah daerah, warga sekitar, dan pihak terkait lainnya guna memastikan kelancaran pelaksanaan proyek serta meminimalisir dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Klinik Mata JEC Tangerang

Pekerjaan Pondasi Borepile Klinik Mata JEC Tangerang Menggunakan Alat YU CHAI 65

Dalam pembangunan gedung bertingkat seperti Klinik Mata JEC (Jakarta Eye Center) di Tangerang, pemilihan metode pondasi yang tepat menjadi hal krusial untuk menjamin kekuatan dan kestabilan struktur bangunan. Tim proyek menggunakan salah satu metode pondasi dalam, yaitu borepile, sebuah teknik pengeboran yang mampu menyalurkan beban bangunan ke lapisan tanah keras di kedalaman tertentu. Pada proyek ini, tim menggunakan alat berat jenis hydraulic drilling rig YU CHAI 65 yang dikenal andal dan efisien dalam pengerjaan borepile di lahan terbatas

Lay Out Klinik JEC TangerangLAY OUT KLINIK MATA JEC TANGERANG

Pekerjaan borepile merupakan bagian dari konstruksi pondasi yang melibatkan pengeboran lubang ke dalam tanah, pemasangan tulangan baja (rebar cage), dan pengecoran beton di lokasi. Tujuannya adalah untuk menciptakan pondasi tiang yang kokoh di bawah permukaan tanah.

Proses umumnya meliputi:

  1. Mobilisasi alat dan persiapan lahan – termasuk pembersihan area kerja, pengukuran titik borepile, dan pemasangan safety perimeter.

  2. Pengeboran tanah menggunakan YU CHAI 65, yang mampu mengebor hingga kedalaman >20 meter tergantung kebutuhan desain struktur.

  3. Tim memasang casing sementara (jika diperlukan) untuk mencegah longsoran tanah selama pengeboran.

  4. Pemasangan tulangan baja ke dalam lubang bore.

  5. Pengecoran beton dengan metode tremie untuk menjaga kualitas pengecoran di bawah permukaan air tanah.

  6. Pencabutan casing dan finishing head borepile.

Tantangan di Lapangan

Tim menghadapi beberapa tantangan dalam pekerjaan borepile di proyek ini, antara lain:

  • Kondisi tanah campuran (lunak di permukaan dan keras di kedalaman), yang memerlukan pergantian jenis auger selama pengeboran.

  • Ruang kerja sempit di tengah kawasan padat, sehingga manuver alat harus presisi.

  • Kebutuhan akan kontrol mutu tinggi untuk menjamin keberhasilan pondasi dalam menopang struktur klinik bertingkat.

Tim proyek mengantisipasi tantangan tersebut dengan pengawasan teknis ketat, penggunaan alat bantu digital (seperti inclinometer dan alat ukur vertikalitas), serta perencanaan logistik yang cermat.

BOREPILE LAPAS TANGERANG

Borepile Lapas Tangerang Kelas 1A

Pekerjaan Pondasi Borepile di LAPAS Tangerang Rampung Setelah 2 Bulan Bersama PT Cahaya Legok Pratama.

Tangerang, 11 Juni 2024 – Proyek pembangunan Lapas Kelas 1A Tangerang bertujuan memperbaiki fasilitas pemasyarakatan di Indonesia, dengan menanggapi peningkatan jumlah penghuni dan kebutuhan akan fasilitas yang lebih aman. Artikel ini akan membahas penggunaan borepile sebagai pondasi krusial dalam pembangunan ini, termasuk keunggulan dan penerapannya.

Proyek pembangunan Lapas Kelas 1A Tangerang berada di area padat dengan tanah tidak stabil, membuat pondasi tradisional tidak efektif. Beberapa alasan penggunaan borepile antara lain:

  1. Kondisi Tanah yang Tidak Stabil: Tanah lunak dan lembek di Tangerang membuat pondasi tradisional tidak cukup kuat. Borepile dapat menembus tanah lunak dan mencapai lapisan keras yang lebih dalam.
  2. Efisiensi Waktu dan Ruang: Borepile mengurangi gangguan lingkungan, mempercepat konstruksi, dan meminimalkan penggunaan alat berat besar. Metode ini juga ideal untuk area dengan keterbatasan ruang karena pengeboran hanya membutuhkan area kecil.

PT Cahaya Legok Pratama telah menyelesaikan proyek pondasi borepile di LAPAS Tangerang dalam waktu dua bulan, dari 11 Mei hingga 11 Juni 2024. Proyek ini mendukung pembangunan struktur yang lebih kuat dan aman.

Site Manager PT Cahaya Legok Pratama, Bapak Syamsul Arifin, menyebutkan bahwa pekerjaan pondasi borepile di LAPAS Tangerang menghadapi tantangan, terutama terkait akses terbatas di lokasi proyek. Namun, dengan koordinasi yang baik dan perencanaan matang, PT Cahaya Legok Pratama berhasil menyelesaikan pekerjaan sesuai rencana.

“Keberhasilan proyek ini menunjukkan komitmen kami untuk memberikan hasil terbaik,” ujar Bapak Syamsul Arifin. “Kami juga memastikan bahwa seluruh proses dilakukan dengan memperhatikan keselamatan kerja, serta menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sekitar.”

Setiap tiang borepile yang dibangun disesuaikan kedalaman dan diameternya dengan perencanaan struktur. Pekerjaan ini melibatkan teknologi modern dan tenaga kerja profesional untuk memastikan keberhasilan proyek. Dengan selesainya pekerjaan pondasi borepile, kelancaran dan efisiensi dalam pembangunan struktur bangunan selanjutnya di LAPAS Tangerang dapat tercapai.

BOREPILE PABRIK TEXTILE

BOREPILE PABRIK TEXTILE

Gunung Putri, Bogor — Dalam rangka mendukung pengembangan infrastruktur industri tekstil nasional, PT KAHAPTEX bersama mitra pelaksana berhasil menyelesaikan proyek pekerjaan pondasi bore pile untuk perluasan fasilitas pabrik tekstil yang berlokasi di kawasan industri Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.

Latar Belakang Proyek BOREPILE PABRIK TEXTILE

Sebagai perusahaan tekstil terkemuka yang terus berkembang, PT KAHAPTEX membutuhkan penambahan fasilitas produksi guna meningkatkan kapasitas dan efisiensi operasional.Untuk menjamin kekuatan struktur bangunan baru di atas tanah dengan karakteristik khusus, para perencana memilih metode pondasi dalam berupa bore pile sebagai solusi utama.

Spesifikasi Teknis

Pelaksanaan pekerjaan bore pile mencakup berbagai tahapan teknis, dimulai dengan mobilisasi alat berat (drilling rig), dilanjutkan dengan pengeboran, pemasangan tulangan besi, pengecoran beton, dan diakhiri dengan proses curing. Beberapa spesifikasi teknis utama meliputi:

  • Diameter bore pile ini dapat bervariasi, yaitu 40 cm, 50 cm, hingga 60 cm, sesuai dengan kebutuhan struktur yang ada.

  • Kedalaman pondasi: Variatif antara 15–25 meter berdasarkan hasil soil investigation

  • Jumlah titik bore pile: Lebih dari 150 titik (menyesuaikan dengan struktur dan beban bangunan)

  • Proyek ini menggunakan beton jenis K-450 dengan slump yang disesuaikan untuk pengecoran basah (wet method).

Pelaksanaan Proyek

Pekerjaan dilakukan dengan tetap menjaga standar keselamatan kerja (K3) dan mengutamakan kualitas sesuai dengan spesifikasi perencanaan. Tim teknis di lapangan bekerja dalam koordinasi ketat dengan pihak konsultan dan pengawas proyek. Metode pengeboran menggunakan rotary drilling dengan casing dan slurry bentonite guna menjaga kestabilan lubang bor.

Proyek ini juga memperhatikan aspek ramah lingkungan dan kebersihan area sekitar, mengingat lokasi yang terletak di dalam kawasan industri yang aktif.

Hasil dan Manfaat

Dengan selesainya pekerjaan pondasi bore pile ini, maka pembangunan struktur atas dapat segera dilanjutkan. Diharapkan gedung baru ini dapat mendukung peningkatan kapasitas produksi PT KAHAPTEX sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri tekstil nasional.


Tentang PT KAHAPTEX
PT KAHAPTEX adalah perusahaan tekstil yang telah beroperasi lebih dari dua dekade, menyediakan berbagai jenis kain dan tekstil berkualitas tinggi untuk pasar lokal maupun ekspor.

Tulangan Besi 19 Boredpile

Tulangan besi 19 Boredpile telah dibuat oleh crew pilar pondasi dengan sebaik mungkin. dengan detail sebagai berikut ;

Pilar Pondasi Kontraktor Borepile

Spesialis kami salah satunya adalah layanana jasa pengeboran boredpile, galian basement, serta pemancangan. 

Pekerjaan Tulangan Besi 19 Bored Pile di Cimone: Kolaborasi PT Ofi dan PT Alcos Graha Jaya

Dalam dunia konstruksi, bored pile menjadi salah satu metode pondasi yang banyak digunakan untuk menopang struktur bangunan tinggi maupun infrastruktur berat. Salah satu proyek terbaru yang menggunakan metode ini adalah pekerjaan tulangan besi 19 bored pile yang berlokasi di Cimone. Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara PT Ofi dan PT Alcos Graha Jaya.

Spesifikasi Tulangan Besi 19 Bored Pile

Dalam proyek ini, digunakan tulangan besi diameter 19 mm sebagai bagian utama dari struktur bored pile. Beberapa spesifikasi utama dari tulangan besi yang digunakan adalah:

  • Diameter besi: 19 mm
  • Material: Baja tulangan berstandar SNI
  • Konfigurasi rangka tulangan: Dirancang untuk memastikan daya tahan dan kekuatan struktur
  • Kedalaman bored pile: Sesuai dengan desain perencanaan proyek

Tulangan Besi 19 Boredpile

Kolaborasi PT Ofi dan PT Alcos Graha Jaya

Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari kerja sama antara PT Ofi dan PT Alcos Graha Jaya. PT Ofi berperan dalam manajemen proyek dan pelaksanaan lapangan, sementara PT Alcos Graha Jaya menyediakan material berkualitas tinggi serta tenaga ahli dalam bidang konstruksi pondasi.

Proses Pengerjaan di Lokasi Cimone

Proses pengerjaan proyek ini dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:

  1. Survey dan persiapan lahan – Menentukan titik pengeboran dan melakukan analisis tanah.
  2. Pengeboran tanah – Menggunakan alat bor khusus untuk mencapai kedalaman yang telah direncanakan.
  3. Pemasangan tulangan besi – Besi 19 mm dirakit sesuai spesifikasi teknis dan dimasukkan ke dalam lubang bored pile.
  4. Pengecoran beton – Setelah tulangan terpasang, beton segar dituangkan untuk membentuk pondasi yang kokoh.
  5. Pemeriksaan kualitas – Setiap tahapan diperiksa untuk memastikan hasil sesuai dengan standar konstruksi.

K3 Itu Penting

Keselamatan dan Kesehatan Kerja  memiliki peranan yang krusial dalam industri konstruksi. K3 tidak hanya melindungi pekerja dari risiko kecelakaan, namun juga memastikan kelancaran serta keberhasilan proyek. Penerapan yang efektif sangat penting karena industri konstruksi memiliki tingkat kecelakaan kerja yang tinggi.

Apa Itu K3 Konstruksi?

Konstruksi adalah serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk memastikan dan melindungi keselamatan serta kesehatan para pekerja melalui upaya pencegahan terhadap kecelakaan kerja dan penyakit akibat pekerjaan konstruksi. Konstruksi diawasi oleh ahli atau profesional yang sudah mendapatkan pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi.

K3 Itu Penting !!!

Peran K3 dalam Proyek Konstruksi

  • Memberikan jaminan dan perlindungan atas keselamatan masing-masing tenaga kerja selama melakukan pekerjaannya.
  • Mengatur dan memberikan pedoman identifikasi faktor risiko untuk keselamatan dan kesehatan pekerja konstruksi di lingkungan tempatnya bekerja.
  • Membantu pengambil keputusan untuk menyediakan lingkungan kerja yang dapat menjamin kesehatan dan keselamatan selama proses perencanaan hingga pelaksanaan kerja.
  • Memberikan pedoman terhadap proses pemantauan keselamatan dan kesehatan pekerja di lingkungan kerjanya.
  • Memberikan pedoman dalam pembuatan rancangan pengendalian bahaya, termasuk di dalamnya menyusun program, metode, dan prosedur-prosedurnya.
  • Memberikan edukasi dan pelatihan terkait keselamatan dan kesehatan kerja bagi para tenaga kerja di lokasi proyek tersebut.
  • Memberikan pedoman penilaian efektivitas tindakan pengendalian bahaya pada lingkungan kerja, Karena K3 Itu Penting sekali untuk ditaati dan dipatuhi.

 

Alat Berat Borepile YuChai 65E

Alat berat borepile YuChai 65E

Alat berat borepile merupakan salah satu komponen penting dalam proyek konstruksi, terutama dalam pembangunan fondasi yang memerlukan pengeboran dalam. Di antara berbagai jenis alat berat yang tersedia di pasar, Yu Chai 65 E atau YCR65 menjadi pilihan populer bagi banyak kontraktor. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai alat berat borepile Yu Chai 65 E, termasuk spesifikasi teknis dan fitur unggulannya.

Deskripsi Umum

Yu Chai 65 E adalah rig pengeboran putar yang dirancang untuk memberikan efisiensi tinggi dalam pekerjaan pengeboran fondasi. Dengan desain yang modern dan fungsional, alat ini menawarkan kemudahan dalam transportasi dan penggunaan di berbagai kondisi kerja. Dikenal karena daya tahan dan keandalannya, YCR65 sangat cocok untuk proyek-proyek besar yang memerlukan presisi dan kekuatan.

Spesifikasi Teknis

Berikut adalah spesifikasi teknis dari Yu Chai 65 E:

Parameter Utama Spesifikasi
Model Mesin YCF36125
Daya Terukur 92 kW
Kecepatan Putaran 2200 rpm
Torsi Maksimum 65 kN·m
Kecepatan Putaran Maksimum 0 – 35 rpm
Daya Dorong Piston Turun Maks 110 t
Daya Tarik Maksimum 130 t
Stroke Piston Turun Maks 2000 mm
Daya Tarik Winch Utama 95 t
Kecepatan Tarik Winch Utama 85 m/min
Diameter Kabel Winch Utama φ18 mm
Daya Tarik Winch Tambahan 95 t
Kecepatan Tarik Winch Tambahan 75 m/min
Diameter Kabel Winch Tambahan φ12 mm
Diameter Pengeboran Maksimum 600 – 1200 mm
Kedalaman Pengeboran Maksimum 27 m
Berat Mesin 22 t
Ukuran Transportasi 11520 × 2600 × 3480 mm
Ukuran Dalam Keadaan Kerja 5300 × 2600 × 12460 mm

Fitur Unggulan

1. Desain Ergonomis dan Modern
Yu Chai YCR65 memiliki desain yang menarik dengan ruang kabin yang luas dan nyaman. Ini memungkinkan operator untuk bekerja dalam waktu lama tanpa merasa lelah.

2. Transportasi Fleksibel
Mast yang dapat dilepas memungkinkan alat ini untuk diangkut dengan mudah tanpa perlu membongkar pipa bor, sehingga mengurangi biaya transportasi.

3. Kinerja Ramah Lingkungan
Ditenagai oleh mesin generasi baru dari Yuchai, alat ini tidak memerlukan tambahan urea, menjadikannya lebih ramah lingkungan dan ekonomis.

4. Operasi Efisien
Dengan desain motor penggerak ganda, alat ini menawarkan output torsi yang stabil dan efisiensi operasional yang lebih baik, membuatnya ideal untuk berbagai kondisi pengeboran.

5. Kedalaman Pengeboran yang Lebih Dalam
YCR65 dapat dilengkapi dengan batang pengunci dan batang gesekan hingga empat bagian, memungkinkan kedalaman pengeboran maksimum yang lebih tinggi dibandingkan model sekelasnya.

Aplikasi dan Penggunaan

Alat berat borepile Yu Chai YCR65 banyak digunakan dalam berbagai aplikasi konstruksi, termasuk:

  • Pembangunan Fondasi Bangunan Tinggi: Memungkinkan pengeboran yang dalam dan akurat untuk fondasi bangunan bertingkat.
  • Proyek Infrastruktur: Cocok untuk proyek jembatan, jalan raya, dan infrastruktur lainnya yang membutuhkan fondasi kuat.

Alat Berat Borepile YuChai 65E

Potrait Unit YuChai 65E

Alat Pancang HSPD 120 Ton

Alat Pancang HSPD 120 Ton Hydraulic Static Pile Driver memasang tiang pancang secara efisien sebagai salah satu teknik modern dalam konstruksi (HSPD). Banyak keuntungan ditawarkan oleh alat ini dibandingkan teknik tradisional seperti palu diesel. Dalam artikel ini, kita akan membahas spesifikasi alat HSPD 120 Ton dan proses pemancangannya.

Spesifikasi Alat Pancang HSPD 120 Ton

HSPD 120 Ton memiliki beberapa spesifikasi teknis yang membuatnya ideal untuk proyek konstruksi. Berikut adalah rincian spesifikasinya:

  • Dimensi Mesin: Panjang 9,1 meter, lebar 4,7 meter, dan tinggi saat transportasi 2,9 meter.
  • Kapasitas Tekanan: Menara tengah dapat mencapai tekanan maksimum sebesar 108 ton, sedangkan menara belakang mencapai 48 ton.
  • Ukuran Tiang Pancang: Dapat digunakan untuk tiang petak dengan diameter maksimum 350 mm dan tiang bulat (spun pile) dengan diameter maksimum yang sama.
  • Panjang Tiang Maksimum: HSPD ini mampu memancang tiang dengan panjang hingga 12 meter.
  • Produktivitas: Alat ini dapat memancang hingga 200 meter per hari, tergantung pada kondisi lapangan.

Proses Pemancangan

Tim konstruksi memulai proses pemancangan dengan HSPD 120 Ton setelah melakukan persiapan lokasi. Tim teknik akan melakukan survei untuk menentukan kedalaman dan jenis tanah. Data sondir atau SPT tanah sangat penting untuk memastikan bahwa pemancangan dilakukan dengan benar. Setelah itu, alat akan dipasang di lokasi yang telah ditentukan.HSPD bekerja dengan sistem hidrolis yang memungkinkan pemancangan dilakukan secara statis tanpa menghasilkan getaran atau suara berlebihan. Hal ini menjadikan HSPD sangat cocok digunakan di area perkotaan di mana kebisingan dan getaran dapat mengganggu lingkungan sekitar.Setelah alat terpasang, proses pemancangan dimulai. Tiang pancang akan dimasukkan ke dalam tanah menggunakan tekanan hidrolis yang dihasilkan oleh mesin. Dengan kontrol yang tepat, operator dapat memastikan bahwa tiang dipasang pada sudut dan kedalaman yang sesuai.

Keunggulan HSPD

Salah satu keunggulan utama dari HSPD 120 Ton adalah kemampuannya untuk bekerja di ruang terbatas. Dimensinya yang kompak memungkinkan alat ini masuk ke lokasi-lokasi yang sulit dijangkau oleh alat berat lainnya. Selain itu, karena tidak menghasilkan getaran, risiko kerusakan pada bangunan di sekitarnya sangat minim.HSPD juga menawarkan efisiensi waktu yang lebih baik dibandingkan metode tradisional. Dengan produktivitas mencapai 200 meter per hari, proyek konstruksi dapat diselesaikan lebih cepat, mengurangi waktu tunggu bagi semua pihak terkait.

Proses Pancang di Universitas Islam Sultan Agung Semarang