jasa borepile murah dijakarta khususnya jakarta barat, serang, banten, cilegon, dan sekitarnya yang masih terjangkau oleh kendaraan

Tag Archive for: jasa borepile murah dijakarta

Spring Valley Sentul City

Spring Valley Sentul City

Sentul – 01 Januari 2026

Pilar Pondasi mengerjakan pondasi borepile dengan cepat dan tepat dilokasi sentul city. lokasi yang dikerjakan pilar pondasi tepatnya di Spring Valley Sentul City. Pihak pelaksana telah melaksanakan pekerjaan pondasi borepile di kawasan sebagai tahap awal pembangunan. Tim perencana memilih metode pondasi borepile karena metode ini mampu memberikan daya dukung yang kuat dan stabil, khususnya pada kondisi tanah yang memerlukan penanganan khusus guna menjamin keamanan struktur bangunan di atasnya.

Pelaksana proyek memulai pekerjaan dengan tahap persiapan yang mencakup pengukuran lahan, penentuan titik borepile, serta mobilisasi alat dan material ke lokasi proyek. Tim mengikuti seluruh tahapan sesuai perencanaan teknis yang telah disusun agar pekerjaan berjalan efektif dan memenuhi spesifikasi. Mereka mengebor setiap titik menggunakan peralatan borepile modern yang dioperasikan oleh tenaga kerja berpengalaman, dengan ketelitian tinggi untuk mencapai kedalaman yang direncanakan. Setelah pengeboran selesai, tim memasang tulangan besi dan melakukan pengecoran beton untuk membentuk pondasi yang kokoh dan tahan lama.

Dengan menyelesaikan pekerjaan pondasi borepile , tim proyek berharap struktur bangunan yang akan dibangun memiliki kekuatan dan kestabilan yang optimal. Pondasi yang berkualitas menjadi dasar penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan serta menjamin keamanan dan kenyamanan bangunan dalam jangka panjang.

Survey Lokasi PT Antam

Survey Lokasi PT Antam

Kabupaten Bogor – 14 November 2025

Survei lokasi merupakan langkah penting dalam pelaksanaan proyek konstruksi pertambangan maupun industri berat. Bagi PT ANTAM Tbk, Oleh karena itu, Pada proyek pabrik feronikel Halmahera Timur (P3FH), survei awal sangat menentukan keberhasilan borepile sebagai fondasi struktur PT Antam.

Mengapa Survei Lokasi untuk Borepile Sangat Penting

  1. Mengetahui Karakteristik Tanah

Tim geoteknik perlu melakukan survei untuk mengenali kondisi tanah, termasuk jenis dan susunan lapisan, kedalaman lapisan keras, serta sifat mekaniknya. Dengan demikian, tim ini menggunakan informasi tersebut sebagai dasar untuk menentukan desain borepile—mulai dari panjang dan diameter tiang, tipe tulangan, hingga metode pengeborannya.

      2. Analisis Risiko Geologi

Di area pertambangan Halmahera Timur, kondisi geologi bervariasi, termasuk batuan keras, rongga, atau lempung lunak. Survei awal memungkinkan deteksi risiko seperti longsor dan erosi agar pembangunan fondasi tetap aman.

 

Preboring Tanjung Lesung Banten

Preboring Tanjung Lesung Banten

Tanjugn Lesung Banten18 Oktober 2025

Pekerja melakukan preboring dengan mengebor lubang sesuai ukuran tiang pancang. Dalam praktiknya, kontraktor menggunakan metode preboring untuk mengatasi kondisi tanah yang cenderung keras di lokasi proyek. Preboring Tanjung Lesung Banten.

Ketika tiang pancang sulit menembus tanah keras dengan metode biasa, kontraktor menggunakan preboring untuk mencapai kedalaman pondasi sesuai spesifikasi.

Kontraktor terlebih dahulu mengebor titik-titik pada area pemasangan tiang pancang untuk memperlancar proses pemancangan. Tindakan ini mencegah kerusakan tiang dan memastikan tiang mencapai kedalaman sesuai perencanaan. Metode preboring efektif menjaga mutu fondasi, khususnya pada tanah keras yang sulit ditembus.

Pilar Pondasi telah menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan sangat cepat tepat dan berkualitas.

 

Project Borepile Krakatau Steel

Project Borepile Krakatau Steel

Cilegon, 16 Oktober 2025

 

KRAS adalah singkatan dari PT Krakatau Steel, yang mendirikan perusahaannya pada 31 Agustus 1970. KRAS menjalankan bisnisnya di bidang produk baja dan berkantor pusat di Cilegon, Banten. Mereka juga telah mendirikan banyak anak perusahaan, seperti PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC), PT Krakatau Daya Listrik (KDL), PT Krakatau Tirta Industri (KTI), dan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS).

Project Borepile Krakatau Steel yang kita kerjakan dengan detail sebagai berikut ;

  1. Terdapat Ratusan Meter dengan kata lain banyak titik Borepile dengan Variasi Diameter ( Diameter 40, Diameter 50, dan Diameter 60 )
  2. Rata-rata kedalaman yang kita kerjakan pada 19 Meter, Hasil yang kita peroleh dalam 1 hari dengan lemburnya kita bisa menghasilkan 35 Titik yang telah di cor
  3. Menggunakan 3 Unit alat borepile diantaranya ; Sany 65, XCMG 80E, dan Sany 150
  4. Tidak lupa kita Juga menggunakan 2 Exavator Kobelco SK-200

 

PIlar Pondasi Project Kratau Steel

Pengeboran

 

 

Mobilisasi Alat Borepile

Mobilisasi Alat Borepile

Sentul, 9 September 2025 – Mobilisasi alat Borepile Pandawa Pondasi

dalam dunia kontruksi alat berat proses mobilisasi alat sangat penting untuk dipersiapkan dengan matang. proses ini mencakup kegiatan penempatan dan pengangkutan alat berat maupun aksesoris-aksesoris dari alat berat.

Proses Bongkar Aksesoris

sebelum memasuki tahapan mobilisasi alat berat perlu diperhatikan mengenai faktor-faktor yang wajib dperhatikan ;

  1. Akses Jalan yang meliputi lebar jalan, tinggi rendahnya kelistrikan
  2. Perarutan lalu lintas diarea tempat proyek
  3. Koordinasi dengan pihak-pihak terkait sekitar

Proyek PGN Cikarang

Proyek PGN Cikarang

Cikarang 2 September 2025 – Pembangunan infrastruktur energi di Indonesia terus berkembang, salah satunya melalui proyek-proyek strategis yang dilakukan oleh Perusahaan Gas Negara (PGN). Salah satu proyek penting berada di kawasan industri Cikarang, yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan manufaktur. Dalam proyek ini, metode washboring borepile dipilih sebagai salah satu pekerjaan utama pada tahap konstruksi pondasi. Proyek tersebut dilaksanakan dengan dukungan dan kerja sama dari PT Rude International sebagai mitra pelaksana.

Washboring borepile adalah metode pengeboran tanah dengan menggunakan aliran air bertekanan untuk melunakkan tanah, sehingga memudahkan proses pengeboran. Teknik ini umumnya digunakan untuk investigasi tanah maupun pekerjaan pondasi dengan kondisi lapisan tanah yang relatif lunak hingga sedang. Pada pekerjaan pondasi borepile, metode washboring membantu mempercepat proses penggalian tanah hingga kedalaman tertentu sebelum dilakukan pengecoran beton sebagai pondasi tiang. proyek PGN Cikarang

Tahapan Pekerjaan Washboring Borepile

Pelaksanaan pekerjaan borepile dengan metode washboring pada proyek PGN Cikarang dilakukan melalui beberapa tahap utama:

  1. Persiapan Alat dan Lokasi

    • Penyiapan lahan kerja, termasuk akses bagi alat berat dan dump truck.

    • Mobilisasi alat washboring seperti mesin bor, pipa bor, selang air bertekanan, dan pompa.

  2. Proses Pengeboran (Washboring)

    • Air dialirkan dengan tekanan melalui pipa bor untuk melunakkan tanah.

    • Tanah hasil pengeboran (cutting) diangkat ke permukaan dan dibuang menggunakan dump truck ke lokasi pembuangan.

  3. Pemasangan Casing (Jika Diperlukan)

    • Pada kondisi tanah yang labil, dipasang casing untuk menjaga dinding lubang tidak runtuh.

  4. Pengecekan Kedalaman

    • Lubang borepile diperiksa sesuai kedalaman yang direncanakan dalam desain struktur pondasi.

  5. Pemasangan Tulangan

    • Tulangan baja dipasang ke dalam lubang borepile sebagai penguat struktur pondasi.

  6. Pengecoran Beton

    • Beton dicor ke dalam lubang menggunakan metode tremie agar hasil pengecoran padat dan tidak bercampur lumpur.

Peran PT Rude International

Sebagai kontraktor pelaksana, PT Rude International memiliki tanggung jawab penting dalam:

  • Menyediakan peralatan borepile dengan standar mutu yang baik.

  • Melakukan pekerjaan sesuai metode teknis dan standar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

  • Mengelola pembuangan tanah hasil borepile agar tidak mengganggu lingkungan sekitar proyek.

  • Menjamin ketepatan waktu dan mutu pekerjaan sesuai target PGN.

Potensi Risiko dan Pencegahan

Dalam pelaksanaan washboring borepile, terdapat beberapa potensi risiko yang harus diantisipasi:

  • Longsoran dinding lubang → dicegah dengan pemasangan casing.

  • Tumpahan lumpur ke lingkungan → dicegah dengan sistem pembuangan dan kolam penampungan sementara.

  • Kecelakaan kerja → diminimalisir dengan penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) dan pelatihan K3 rutin.

Borepile Revitalisasi Pasar Cileunyi

Borepile Revitalisasi Pasar Cileunyi: Fondasi Kokoh untuk Pusat Ekonomi Rakyat

Proyek revitalisasi Pasar Cileunyi menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menghidupkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat lokal. Guna menunjang keberlangsungan struktur bangunan yang direncanakan bertingkat, salah satu aspek krusial yang menjadi fokus utama adalah pembangunan fondasi dalam (deep foundation) menggunakan metode borepile. Dalam pelaksanaannya, pekerjaan borepile ini dilakukan oleh tim profesional yang bekerja sama dengan CV Sinar Agam Bandung, perusahaan lokal yang telah berpengalaman dalam bidang pondasi dan pekerjaan struktur bawah.

Potrait Mesin Sany 65

Detail Teknis Pekerjaan

Pekerjaan borepile ini dilaksanakan dengan dua variasi diameter bor, yaitu ø40 cm dan ø60 cm, yang disesuaikan dengan kebutuhan struktur dan perhitungan beban masing-masing titik tumpuan pilar. Diameter 40 cm umumnya digunakan pada area dengan beban struktur sedang seperti koridor dan area semi-terbuka, sedangkan diameter 60 cm digunakan untuk titik-titik dengan beban besar seperti kolom utama gedung pasar.

Kedalaman bor rata-rata mencapai antara 12–18 meter, tergantung dari kondisi tanah di lokasi. Dalam proses pelaksanaannya, tim melakukan pengeboran menggunakan metode wet boring dengan slurry bentonite sebagai penahan dinding lubang bor. Setelah proses pengeboran selesai, dilanjutkan dengan pemasangan tulangan borepile dan pengecoran beton menggunakan metode tremie untuk menjaga mutu cor dan mencegah segregasi material.

Sinergi Lokal untuk Kualitas Nasional

CV Sinar Agam Bandung menjadi mitra strategis dalam proyek ini dengan peran penting pada tahap pelaksanaan borepile. Dengan pengalaman lebih dari satu dekade dalam pekerjaan pondasi dan peralatan modern yang dimiliki, perusahaan ini mampu menyelesaikan pekerjaan dengan presisi tinggi dan tepat waktu.

Sinergi antara kontraktor utama, konsultan perencana, dan mitra lokal seperti CV Sinar Agam menciptakan kolaborasi yang tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga memberdayakan pelaku usaha jasa konstruksi di wilayah Bandung.

Dampak Revitalisasi Pasar Cileunyi

Revitalisasi Pasar Cileunyi diproyeksikan menjadi motor penggerak baru dalam aktivitas perdagangan di kawasan Bandung Timur. Dengan pembangunan struktur yang kuat dan berstandar nasional, pasar ini akan mampu menampung lebih banyak pedagang serta memberikan kenyamanan lebih bagi pembeli. Diharapkan, setelah rampungnya proyek ini, Pasar Cileunyi tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga ikon baru modernisasi pasar tradisional.

Pondasi borepile menjadi simbol dari komitmen pembangunan jangka panjang—bukan hanya secara fisik, tetapi juga dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat. Proyek ini menunjukkan bahwa pendekatan teknis yang tepat dan kolaborasi dengan mitra lokal bisa memberikan hasil optimal, baik dari segi kualitas bangunan maupun dampak sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Survey Lokasi Taman PodomoroLand

Survey Lokasi Taman PodomoroLand yang terletak di karawang barat

Karawang Barat, Juni 2025 – Dalam rangka perencanaan pembangunan infrastruktur transportasi yang lebih efisien dan aman, CV Segitiga Utama Konstruksi melaksanakan survei lokasi untuk pembangunan jembatan underpass yang akan menghubungkan jalur akses di kawasan Taman Podomoroland, Karawang Barat. Proyek ini dirancang sebagai solusi mengurangi kemacetan serta meningkatkan keselamatan lalu lintas di area padat aktivitas tersebut.

Tujuan dan Latar Belakang

Pembangunan jembatan underpass Kera ini merupakan bagian dari upaya pengembangan infrastruktur terpadu di kawasan Taman Podomoroland, yang kini tumbuh sebagai kawasan residensial dan komersial strategis di Karawang Barat. Kondisi lalu lintas yang kerap padat, terutama di jalur perlintasan sebidang, menjadi perhatian utama bagi pengembang dan pemerintah daerah.

CV Segitiga Utama Konstruksi dipercaya sebagai mitra pelaksana karena rekam jejaknya yang solid dalam proyek-proyek sipil dan pembangunan infrastruktur skala menengah hingga besar.

Kegiatan Survei

Tim teknis CV Segitiga Utama Konstruksi melakukan survei lokasi secara menyeluruh pada akhir Mei 2025. Kegiatan survei meliputi:

  • Pemetaan topografi dan kondisi tanah, menggunakan alat ukur modern seperti total station dan drone pemetaan.

  • Studi kondisi lalu lintas, untuk mengetahui volume kendaraan dan pola mobilitas di sekitar area pembangunan.

  • Koordinasi dengan pihak pengelola kawasan dan dinas terkait, guna memastikan legalitas dan keterpaduan dengan rencana tata ruang wilayah.

  • Identifikasi potensi hambatan teknis, seperti jaringan utilitas bawah tanah, sistem drainase eksisting, dan lingkungan sekitar pembangunan.

Rencana Pembangunan

Jembatan underpass ini dirancang dengan sistem beton bertulang yang tahan terhadap beban kendaraan berat serta faktor lingkungan setempat. Panjang bentang diperkirakan mencapai 40 meter, dengan tinggi clearance aman untuk kendaraan logistik. Selain itu, underpass akan dilengkapi dengan sistem penerangan, drainase otomatis, dan akses pedestrian yang aman. langakh ini agar berhasil untuk survey lokasi taman podomoroland yang berlokasi dikarawang barat

Harapan ke Depan

Proyek ini diharapkan dapat rampung dalam jangka waktu 8–10 bulan setelah proses perizinan dan perencanaan selesai. Dengan keberadaan jembatan underpass Kera, mobilitas di kawasan Taman Podomoroland diharapkan meningkat secara signifikan, sekaligus mendukung pengembangan kawasan sebagai sentra hunian modern dan bisnis yang berkelanjutan.

CV Segitiga Utama Konstruksi berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional dengan mengedepankan kualitas, efisiensi, dan keselamatan kerja.

 

Borepile Gedung UKM UNISSULA

Borepile Gedung UKM UNISSULA

Pondasi Borepile: Solusi Kuat untuk Pembangunan Gedung UKM UNISSULA Semarang

Pembangunan infrastruktur kampus menjadi bagian penting dalam menunjang kualitas pendidikan tinggi. Di Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang, salah satu proyek strategis yang sedang berlangsung adalah pembangunan Gedung Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Untuk menjamin kestabilan dan keamanan bangunan tersebut, dipilihlah pondasi borepile sebagai sistem pondasi utama.

Apa itu Pondasi Borepile?

Pondasi borepile merupakan jenis pondasi dalam yang dibuat dengan cara mengebor tanah hingga kedalaman tertentu, kemudian diisi dengan tulangan besi dan dicor dengan beton. Borepile cocok digunakan pada struktur bangunan bertingkat atau gedung yang dibangun di atas tanah lunak, seperti yang umum ditemukan di kawasan pesisir dan dataran rendah Semarang.

Alasan Penggunaan Borepile di Proyek Gedung UKM UNISSULA

  1. Kondisi Tanah Kampus

    • Kampus UNISSULA terletak di wilayah dengan karakteristik tanah yang cenderung lunak dan memiliki muka air tanah yang relatif tinggi. Hal ini menuntut penggunaan pondasi dalam agar daya dukung tanah cukup untuk menopang beban bangunan.

  2. Stabilitas Struktur

    • Gedung UKM dirancang untuk kegiatan intensif dengan kapasitas pengguna yang besar. Penggunaan borepile menjamin kestabilan struktur dalam jangka panjang, sekaligus tahan terhadap getaran atau gempa kecil.

  3. Minim Gangguan Lingkungan

    • Proses pengeboran borepile tidak menimbulkan getaran besar seperti pemancangan (pile driving), sehingga tidak mengganggu aktivitas akademik di lingkungan kampus.

    • Manfaat Jangka Panjang

      • Tahan Lama dan Aman
        Struktur gedung lebih kokoh dan tidak mudah mengalami penurunan tanah (settlement) yang tidak merata.

      • Siap untuk Pengembangan Vertikal
        Jika suatu saat dibutuhkan perluasan vertikal (penambahan lantai), borepile mampu mendukung beban tambahan dengan aman.

Galian Basement Metode Strutting

Galian basement Metode Strutting

Dalam pembangunan gedung bertingkat, tim konstruksi harus mempertimbangkan salah satu elemen penting yaitu pembuatan basement. Basement tidak hanya digunakan sebagai ruang parkir atau penyimpanan, tetapi seringkali menjadi bagian integral dari desain bangunan yang membutuhkan fondasi yang kuat. Salah satu metode yang umum digunakan untuk menggali basement adalah metode strutting. Tim konstruksi banyak menerapkan metode ini pada proyek yang melibatkan penggalian di area padat atau tanah lunak, di mana kestabilan dinding galian sangat diperlukan. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang metode galian basement dengan strutting, Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang metode galian basement dengan konsep dasarnya, keunggulan, serta cara implementasinya dalam proyek konstruksi.

Apa itu Metode Strutting?

Metode strutting menggunakan teknik konstruksi untuk memberikan dukungan sementara pada dinding galian basement agar tetap stabil selama proses penggalian. Strutting memanfaatkan balok atau batang penopang (struts) yang dipasang di antara dinding galian dan struktur tanah yang lebih dalam untuk mencegah dinding galian runtuh. Tim konstruksi seringkali memasang sistem strutting pada kedalaman tertentu di sepanjang dinding galian untuk membagi tekanan tanah secara merata.

Prinsip Kerja Metode Strutting

Metode strutting pada dasarnya memberikan penopang yang kuat pada dinding galian yang telah digali. Proses ini mengurangi beban yang ditransfer ke dinding galian dan memungkinkan penggalian lebih dalam dengan aman. Tim konstruksi memasang penopang tersebut secara horizontal atau diagonal menggunakan batang besi baja atau material konstruksi lainnya yang cukup kuat untuk menahan tekanan dari tanah di sekitarnya.

Selama penggalian, tim konstruksi memberikan dukungan bertahap pada dinding galian dengan memasang sistem strutting pada posisi yang sesuai untuk memastikan stabilitas. Penempatan dan pengaturan sistem strutting ini sangat penting agar pekerja dapat menghindari pergeseran atau keruntuhan tanah yang bisa berbahaya dan merusak struktur yang sedang dibangun.

Proses Implementasi Metode Strutting

  1. Perencanaan dan Desain

    Sebelum tim konstruksi menerapkan metode strutting, tahap pertama adalah perencanaan dan desain. Insinyur geoteknik melakukan analisis terhadap kondisi tanah, kedalaman galian, serta faktor-faktor lain yang memengaruhi stabilitas galian. Berdasarkan hasil analisis tersebut, mereka membuat desain sistem strutting yang tepat, termasuk ukuran, posisi, dan material yang digunakan.

  2. Pemasangan Dinding Penahan (Sheeting)
    Sebelum tim konstruksi memasang struts, mereka melakukan langkah pertama dengan memasang dinding penahan yang berfungsi untuk menahan tanah di sekitar area galian. Tim menggunakan material seperti sheet piles (tiang pancang dari baja atau beton) atau dinding beton bertulang, tergantung pada kedalaman dan kondisi tanah.

  3. Pemasangan Strutting
    Setelah tim konstruksi memasang dinding penahan, mereka memasang struts pada titik-titik yang sudah ditentukan. Tim biasanya memasang struts secara horizontal atau diagonal di antara dinding penahan untuk memastikan bahwa tekanan tanah terbagi dengan merata. Mereka menggunakan struts yang terbuat dari baja, beton bertulang, atau material lain yang memiliki kekuatan tekan yang tinggi.

  4. Penggalian Bertahap
    Setelah tim konstruksi memasang sistem strutting, mereka memulai penggalian dari bagian bawah dan melakukannya secara bertahap. Setiap tahap penggalian diikuti dengan pemasangan struts pada tingkat kedalaman tertentu. Penggalian bertahap ini memungkinkan dinding galian tetap stabil selama proses berlangsung.

  5. Pemantauan dan Penyesuaian
    Selama proses penggalian, tim konstruksi memantau sistem strutting secara berkala untuk memastikan bahwa tidak ada pergeseran atau kerusakan pada struktur. Jika diperlukan, mereka melakukan penyesuaian pada posisi struts untuk memberikan dukungan yang lebih baik sesuai dengan kondisi tanah dan kedalaman galian yang terus berubah.

  6. Penyelesaian dan Pencabutan Struts
    Setelah tim konstruksi menyelesaikan pembangunan basement dan memastikan dinding galian cukup stabil, mereka mencabut sistem strutting secara hati-hati. Pencabutan struts ini dilakukan dengan langkah-langkah terkontrol agar dinding galian tetap tidak mengalami kerusakan.

Keunggulan Metode Strutting

  1. Keamanan yang Tinggi
    Salah satu keunggulan utama dari metode strutting adalah kemampuan tim konstruksi untuk menjaga stabilitas dinding galian selama penggalian berlangsung. Dengan adanya penopang yang tepat, mereka dapat meminimalkan risiko pergeseran atau keruntuhan tanah, yang mengurangi potensi bahaya bagi pekerja dan struktur yang sedang dibangun.

  2. Cocok untuk Tanah Lunak dan Padat Penduduk
    Metode ini sangat berguna pada proyek konstruksi yang berada di area dengan tanah lunak atau berstruktur tidak stabil. Selain itu, tim konstruksi juga menerapkan metode strutting dengan efektif pada area yang padat penduduk karena proses penggalian tidak membutuhkan ruang terbuka yang luas.

  3. Mengurangi Gangguan pada Lingkungan Sekitar
    Dibandingkan dengan metode penggalian terbuka yang lebih besar, metode strutting cenderung mengurangi gangguan terhadap lingkungan sekitar. Karena tim konstruksi menjaga tanah di sekitar galian tetap tertahan dengan baik, dampak terhadap struktur atau jalan yang ada di sekitar proyek akan lebih kecil.

  4. Dapat Digunakan pada Berbagai Kedalaman
    Metode strutting tim konstruksi terapkan pada galian dengan kedalaman yang bervariasi, mulai dari kedalaman dangkal hingga dalam, tergantung pada perancangan dan pengaturan struts yang sesuai dengan kebutuhan proyek.

  5. Efisiensi Waktu
    Karena tim konstruksi melakukan penggalian secara bertahap dan dilengkapi dengan dukungan yang stabil, mereka dapat menjalankan proyek lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan dengan metode galian lainnya yang memerlukan waktu lebih lama untuk menggali dan menstabilkan tanah.